Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Butuh Dana Cepat? Ini Dia Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Pegadaian-“Mengatasi Masalah Tanpa Masalah”

Slogan pegadaian yang satu ini memang telah banyak dikenal oleh masyarakat. Tidak hanya itu, pegadaian sebagai salah satu lembaga keuangan resmi yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang telah menjadi salah satu solusi pilihan masyarakat untuk mendapatkan dana tunai. Kenapa tidak? Pegadaian sebagai salah satu badan usaha yang menjalankan kegiatan di bidang keuangan ini, baik berupa pembiayaan maupun penyaluran dana kepada masyarakat telah menawarkan proses pengajuan pinjaman dana yang terbilang mudah dan cepat.

Pegadaian merupakan lembaga keuangan berstatus BUMN yang menjalankan kegiatannya berdasarkan hukum gadai sesuai dengan KUHP pasal 1150. Legalitas hukum dan kredibilitas pegadaian sudah tidak diragukan lagi, sehingga Anda bisa mengajukan pinjaman dengan aman. Selain itu, mengingat saat ini banyak sekali pinjaman dana ilegal yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, dengan mengajukan pinjaman dana di pegadaian, Anda juga sudah mengurangi resiko kerugian dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pegadaian menawarkan banyak sekali pilihan pengajuan pinjaman dana yang bisa Anda dapatkan, salah satunya adalah dengan cara gadai BPKB motor. Anda bisa mengajukan pinjaman dana di pegadaian hanya dengan jaminan atau agunan BPKB motor saja. Selain penawaran sewa modal yang cukup rendah dan proses pengajuan pinjaman yang cepat, pegadaian juga menawarkan banyak produk pinjaman yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan Anda, mulai dari Kredit Cepat Aman (KCA), Kreasi, Krasi Multiguna, Gadai Fleksi, serta Arrum dan Rahn untuk pegadaian syariah.

Jenis-Jenis Pegadaian

Di Indonesia, pegadaian di bagi menjadi dua jenis yaitu pegadaian konvensional dan pegadaian syariah. Masing-masing memiliki ketentuan yang berbeda dalam pelaksanaan kegiatannya, baik berupa pembiayaan maupun penyaluran dana kepada masyarakat. Namun, kedua jenis pegadaian ini tetap menerapkan sistem gadai sesuai dengan sistem hukum yang berlaku dan juga menyandang status BUMN sehingga Anda tidak perlu ragu lagi untuk mengajukan pinjaman di pegadaian karena legalitas hukumnya sudah jelas dan resmi. Baik pegadaian konvensional maupun pegadaian syariah memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda bisa memilihnya sesuai kemauan dan kebutuhan Anda.

Pegadaian Konvensional

Pegadaian konvensional merupakan tempat dimana Anda bisa menjaminkan barang-barang yang Anda miliki untuk mendapatkan sejumlah pinjaman tunai dan bisa ditebus kembali setelah pinjaman lunas pada jangka waktu pinjaman yang telah ditentukan. Barang-barang yang dapat digadaikan antara lain dapat berupa emas, kendaraan maupun barang-barang elektronik seperti televisi, kulkas, komputer, kamera, laptop, dan sebagainya.

Pegadaian jenis ini sudah mudah Anda temukan mulai dari perkotaan besar sampai dengan pedesaan. Pada pegadaian konvensional, nasabah akan dikenakan biaya administrasi dan jasa simpan yang terbilang cukup besar atas barang gadai yang ditinggalkan sebagai jaminan. Jasa simpan tersebut dikenakan oleh pegadaian konvensional untuk balas jasa atas pemeliharaan barang yang disimpan tersebut, baik berupa biaya listrik, membayar satpam, serta menghidupkan dan membersihkan barang tersebut.

Pegadaian Syariah

Pada dasarnya, pegadaian syariah memiliki kegiatan dan fungsi yang sama dengan pegadaian konvensional, hanya saja sesuai namanya dalam melakukan kegiatannya pegadaian syariah sesuai dengan prinsip hukum islam. Pegadaian syariah tidak mengenakan tarif simpan dengan biaya administarsi yang relatif kecil dan sewa modal yang lebih rendah bahkan bisa tidak ada untuk jenis pinjaman tertentu. Sebagai contoh ada produk Rahn Hasan dari pegadaian syariah yang memberikan kemudahan kepada nasabah dimana pinjaman Rp500.000,- akan dikembalikan sebesar Rp500.000,- juga tanpa dikenakan biaya administrasi dan jasa simpan. Sangat menguntungkan bukan?

Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, pegadaian syariah menggunakan dua akad yaitu akad rahn dan akad ijarah.

  • Akad Rahn

Pegadaian syariah akan menahan harta milik nasabah sebagai bentuk jaminan atas pinjaman yang diberikan, dimana yang menahan memperoleh jaminan untuk mengambil kembali sebagian atau seluruh piutang. Akad rahn merupakan akad yang menyatakan bahwa pihak yang menggadaikan (rahn atau rahin) setuju atas utang (marhun-bin) yang dilakukannya melalui penyerahan barang jaminan (marhun) kepada pihak yang menerima gadai (murtahin).

  • Akad

    Ijarah

Pegadaian syariah akan melakukan akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu melalui pembayaran upah sewa (ujrah). Pemindahan hak guna ini tidak diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. Kata ijarah sendiri berasal dari bahasa Arab yang maknanya imbalan atau upah sewa.

Ijarah dibagi menjadi dua, yakni ijarah murni (sewa menyewa murni) dan Al-ijarah Wal Iqtina atau Mutahiyah bi Tamlik (IMBT). Pada ijarah murni berlaku sistem perjanjian sewa menyewa biasa dimana pihak yang menggadaikan dan pihak yang menerima gadai barang memiliki kedudukan sebagaimana diawal perjanjian, jadi nasabah dan pihak pegadaian akan kembali ke kedudukannya masing-masing setelah masa sewa berakhir.

Sedangkan pada Al-ijarah Wal Iqtina atau Mutahiyah bi Tamlik (IMBT) diberi pilihan untuk membeli barang yang disewakan pada akhir masa sewa. Dalam hal ini uang pembayaran sewa tersebut sudah termasuk cicilan atas harga pokok barang tersebut. Pada akad IMBT, pihak yang menyewakan berjanji kepada penyewa untuk memindahkan kepemilikan barang setelah masa sewa berakhir.

Tujuan dan Manfaat Pegadaian

Setelah Anda menentukan jenis pegadaian mana yang tepat untuk mengatasi masalah keuangan Anda, maka penting pula bagi Anda untuk mengetahui tujuan dan manfaat dari adanya pegadaian, antara lain sebagai berikut.

Tujuan Pegadaian

  1. Melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional melalui penyaluran pinjaman berdasarkan hukum gadai.
  2. Mencegah timbulnya praktik ijon, pinjaman tidak wajar, riba, dan lain sebagainya.
  3. Menyediakan dana baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif kepada masyarakat luas terutama kalangan menengah ke bawah.

Manfaat Pegadaian

Bagi Lembaga Pegadaian

Bagi lembaga pegadaian, kegiatan pegadaian sendiri akan memberikan penghasilan yang bersumber dari sewa modal yang dibayarkan oleh nasabah maupun dari biaya lainnya yang berlaku dalam proses peminjaman dana. Selain itu, dalam melakukan kegiatannya pegadaian juga telah memenuhi misi pegadaian sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan kegiatannya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang memerlukan dana dengan prosedur yang sederhana. Pegadaian juga memperoleh laba yang bisa digunakan sebesar 55% untuk dana pembangunan, 20% untuk cadangan umum, 5% untuk cadangan tujuan dan 20% untuk dana sosial.

Bagi Nasabah

Bagi nasabah yang melakukan peminjaman dana ke pegadaian akan memperoleh manfaat dengan menerima pinjaman dana segar dalam waktu singkat dengan prosedur pengajuan yang relatif lebih mudah dan sederhana. Selain itu, nasabah juga akan mendapatkan penaksiran nilai suatu barang bergerak secara profesional dan mendapatkan fasilitas penitipan barang yang aman dan dapat dipercaya. Berikut beberapa fasilitas yang diberikan oleh pegadaian, antara lain:

  1. Melayani jasa penitipan barang yang digadaikan.
  2. Memberi sejumlah pinjaman dana setelah penyerahan jaminan.
  3. Melayani jasa penaksiran barang jaminan.

Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir karena pegadaian akan memberikan jaminan asuransi sehingga barang yang Anda gadaikan dalam keadaan Aman. Anda juga tidak perlu memiliki rekening untuk bisa mengajukan pinjaman dana di pegadaian.

Pegadaian sebagai salah satu lembaga keuangan resmi yang berstatus BUMN dengan proses pengajuan pinjaman yang relatif mudah dan cepat serta dengan segala keunggulan tersebut, maka pegadaian bisa menjadi solusi yang tepat bagi Anda yang sedang membutuhkan dana.

Ketentuan dan Persyaratan Pengajuan Pinjaman di Pegadaian

Sebelum mengajukan pinjaman di pegadaian, Anda harus memahami terlebih dahulu ketentuan dan persyaratan yang diperlukan dalam proses pengajuan dana pinjaman. Dilansir dari situs resmi pegadaian, berikut ketentuan dan persyaratan dokumen yang perlu Anda siapkan sebelum mengajukan pinjaman gadai BPKB motor di pegadaian.

Ketentuan Pengajuan Pinjaman di Pegadaian

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia 21 hingga 60 tahun
  3. Telah bekerja dengan masa minimal 1 tahun

Persyaratan Dokumen Pengajuan Pinjaman di Pegadaian

  1. Foto diri
  2. Fotokopi KTP dan pasangan atau keluarga (dalam satu kartu keluarga)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  4. Foto barang jaminan, baik kendaraan fisik maupun dokumen sah kepemilikan
  5. Foto tempat kerja
  6. Fotokopi Izin Praktek Kerja atau Usaha atau Surat Keterangan Kerja
  7. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tempat Tinggal (khusus pegawai non-formal)
  8. Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau Rekening Listrik, Telepon, Air (khusus pegawai non-formal)

Apa Saja Produk Pegadaian untuk Gadai BPKB Motor?

Berikut produk pegadain untuk mengajukan pinjaman gadai BPKB motor yang bisa Anda pilih sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

Kredit Cepat Aman (KCA)

Kredit Cepat Aman (KCA) merupakan salah satu produk pembiayaan pegadaian yang menyediakan pengajuan pinjaman dengan cara gadai BPKB motor. Produk pembiayaan KCA ini telah tersedia di hampir 4245 outlet pegadaian di seluruh Indonesia. Produk pembiayaan yang satu ini merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman secara mudah, cepat dan aman.

Produk pembiayaan KCA diperuntukkan bagi semua golongan masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman, salah satunya dengan gadai BPKB motor. Keunggulan dari produk pembiayaan yang satu ini adalah Anda bisa mengajukan plafon pinjaman yang terbilang besar, mulai dari Rp50.000,- sampai dengan Rp500.000 atau bahkan lebih. Namun, tenor atau jangka waktu pinjamannya memang relatif pendek, yaitu maksimal 120 hari atau 4 bulan saja.

Tenang saja, biarpun dengan jangka waktu pinjaman yang relatif singkat itu, Anda tetap bisa memperpanjang berkali-kali hanya dengan membayar sewa modal/bunganya saja atau bisa juga disebut dengan cara mengangsur sebagian uang pinjaman. Selain keuntungan ini, produk pembiayaan KCA juga menawarkan kemudahan lainnya bagi nasabah, yakni pinjaman dana bisa dilunasi kapan saja tanpa harus menunggu masa akhir kredit. Nasabah bisa mulai mencicil pinjaman sesuai dengan kemampuannya setelah membayar sewa modal (kewajibannya). Sangat mudah dan fleksibel bukan?

Berikut beberapa keunggulan dari produk pembiayan Kredit Cepat Aman (KCA), antara lain:

  1. Pencairan dana yang terbilang cepat dan mudah, hanya sekitar 15 menit saja setelah penandatanganan Surat Bukti Kredit (SBK).
  2. Plafon pinjaman yang besar mulai dari Rp50.000,- sampai dengan Rp500.000.000 atau bahkan lebih.
  3. Jangka waktu pinjaman yang bisa diperpanjang berkali-kali hanya dengan membayar sewa modal/bunganya saja.
  4. Sewa modal atau bunga pinjaman yang diberikan mulai dari 0,75% per 15 hari.
  5. Nasabah tidak perlu membuka rekening bank.
  6. Biaya admnistrasi mulai dari Rp2.000,- sampai dengan Rp125.000,-
  7. Pelunasan pinjaman dapat dilakukan kapan saja tanpa adanya batasan waktu.

Untuk mengajukan pinjaman jenis ini, Anda bisa memberikan jaminan berupa perhiasan emas, peralatan elektronik, atau kendaraan, seperti mobil dan sepeda motor. Namun, bagi Anda yang mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor, tetapi tidak memiliki surat bukti usaha yang memenuhi kriteria kelayakan dan telah berjalan selama minimal  satu tahun maka tidak hanya BPKB-nya saja yang ditahan, tetapi kendaraan bermotor Anda juga akan ditahan oleh pihak pegadaian selama masa kredit berlangsung, sampai kredit pinjaman dilunasi.

Untuk mengajukan pinjaman gadai BPKB motor dengan produk pembiayaan KCA, berkas persyaratan utama yang perlu Anda siapkan, antara lain:

  1. Kartu identitas diri (KTP/SIM/Paspor)
  2. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli, dan
  3. Buku Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli

Kreasi

Kreasi merupakan salah satu produk pembiayaan pegadaian yang menyediakan pengajuan dana pinjaman dengan gadai BPKB motor. Produk pembiayaan kreasi hanya ditujukan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki usaha yang telah berjalan selama minimal satu tahun dan memenuhi kriteria kelayakan usaha.

Produk pembiayaan kreasi ini ditujukan untuk membantu para pelaku UMKM yang sedang membutuhkan dana untuk pengembangan usahanya. Pembiayaan jenis ini menerapkan sistem fidusia, jadi Anda hanya perlu menyerahkan BPKB asli motor Anda, fotokopi STNK dan fraktur pembelian sebagai jaminan, sedangkan kendaraan tidak akan ditahan dan tetap bisa Anda gunakan untuk kegiatan usaha sehari-hari.

Produk pembiayaan kreasi ini menawarkan plafon pinjaman yang terbilang besar dengan jangka waktu pinjaman yang lebih fleksibel. Anda bisa mengajukan dana pinjaman mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp400.000.000,-  dengan jangka waktu pinjaman mulai dari 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 36 bulan. Anda bisa melakukan pembayaran pinjaman dengan cara mencicil atau membayar angsuran tetap setiap bulannya.

Berikut beberapa keunggulan dari produk pembiayan kreasi, antara lain:

  1. Proses pengajuan pinjaman hanya membutuhkan waktu ± 3 hari dan pinjaman akan segera cair.
  2. Plafon pinjaman yang terbilang besar, mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp400.000.000,-.
  3. Jangka waktu pinjaman lebih fleksibel mulai dari 12, 18, 24 hingga 36 bulan.
  4. Sewa modal atau bunga pinjaman relatif rendah sekitar 1% per bulan .
  5. Biaya administrasi sekitar 1% dari besar plafon pinjaman.
  6. Pembayaran pinjaman dengan cara dicicil dengan angsuran tetap per bulan.
  7. Pelunasan pinjaman bisa dilakukan sewaktu-waktu dengan pemberian diskon untuk sewa modal.

Untuk mengajukan pinjaman gadai BPKB motor dengan produk pembiayaan kreasi selain harus memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan dan telah berjalan selama minimal satu tahun, Anda juga perlu menyiapkan berkas persyaratan pengajuan pinjaman, antara lain:

  1. Fotokopi KTP
  2. BPKB asli
  3. Fotokopi STNK
  4. Faktur pembelian atau Bukti Pemilik Hak Tempat Berjualan (BPHTB)
  5. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  6. Fotokopi akta nikah (jika sudah menikah)

Kreasi Multiguna

Produk kreasi multiguna merupakan fitur pegadaian kreasi online yang ditujukan kepada karyawan (tetap, perjanjian kerja waktu tertentu, honorer) dan non karyawan (profesional dan non formal) dengan memberikan kemudahan layanan sampai Rp100.000.000,- dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor untuk keperluan konsumtif.

Produk kreasi multiguna telah tersedia di seluruh outlet pegadaian di Indonesia. Produk kreasi multiguna ini memberikan kemudahan kepada nasabah dengan proses pelayanan yang cepat dan mudah. Plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan melalui produk pembiayaan kreasi multiguna ini mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp100.000.000,-. Anda bisa mengajukan pinjaman dengan jangka waktu mulai dari 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 36 bulan dengan sewa modal flat per bulan yang ditentukan berdasarkan besar plafon pinjaman. Berikut perincian sewa modal atau bunga yang dikenakan di produk pembiayaan kreasi multiguna.

  1. Pinjaman antara Rp1000.000,- sampai dengan Rp10.000.000,- dikenakan sewa modal 1.5% per bulan.
  2. Pinjaman antara Rp10.100.000,- sampai dengan Rp50.000.000,- dikenakan sewa modal 1.25% per bulan.
  3. Pinjaman antara Rp50.100.000,- sampai dengan Rp100.000.000,- dikenakan sewa modal 1.15% per bulan.

Berikut beberapa keunggulan dari produk kreasi multiguna, antara lain:

  1. Proses layanan cepat dan dilakukan di seluruh outlet
  2. Plafon pinjaman lumayan besar, mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp100.000.000,-.
  3. Jangka waktu pinjaman mulai dari 12, 18, 24, hingga 36 bulan.
  4. Penyaluran pinjaman untuk karyawan (tetap, perjanjian kerja waktu tertentu, honorer) dan non karyawan (profesional dan non formal).
  5. Bunga pinjaman flat per bulan, mulai dari 1,15% sampai dengan 1,5% per bulan sesuai dengan besar plafon pinjaman.
  6. Bunga pinjaman per tahun (APR) minimal 13,8% dan maksimal 18% per tahun.
  7. Pembayaran angsuran dapat melalui aplikasi pegadaian digital, agen pegadaian dan outlet pegadaian di seluruh Indonesia.

Untuk mengajukan pinjaman produk pembiayaan kreasi multiguna Anda harus memenuhi ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan, antara lain:

  1. Ketentuan pengajuan pinjaman
  2. Warga Negara Indonesia (WNI)
  3. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun
  4. Karyawan dan non karyawan dengan masa kerja minimal 1 tahun
  5. Persyaratan dokumen pengajuan pinjaman
  6. Foto nasabah
  7. Fotokopi KTP nasabah dan pasangan/keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK)
  8. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  9. Foto barang jaminan (fisik kendaraan dan dokumen kepemilikan)
  10. Foto tempat kerja
  11. Fotokopi Izin Praktek Kerja/Usaha atau Surat Keterangan Usaha/Sejenisnya
  12. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tempat Tinggal (khusus pekerja sektor non formal)
  13. Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan dan/atau rekening listrik/telepon/air (khusus pekerja sektor non formal)

Gadai Fleksi

Produk pembiayaan gadai fleksi merupakan inovasi dari produk pembiayaan Kredit Cepat Aman (KCA) dengan lebih memudahkan nasabah. Produk pembiayaan ini menawarkan pengajuan pinjaman dengan sewa modal atau bunga yang dihitung harian, mulai dari tarif tetap sebesar 0,5% untuk lima hari pertama dan selanjutnya berlaku tarif harian sebesar 0,1% per harinya.

Untuk mengajukan pinjaman dengan produk pembiayaan gadai fleksi Anda bisa menyerahkan barang jaminan berupa perhiasan emas, emas batangan, kendaraan bermotor ataupun barang-barang elektronik. Selain itu, produk pembiayaan gadai fleksi juga memberikan jangka waktu pinjaman yang fleksibel mulai dari 15 hari, 30 hari hingga maksimal 60 hari. Apabila nasabah belum melunasi pinjamannya di akhir masa kredit atau ketika jatuh tempo batas waktu peminjaman, maka nasabah tersebut akan dikenakan bunga berjalan sampai pinjamannya dilunasi.

Berikut keuanggulan produk pembiayaan gadai fleksi, antara lain:

  1. Jangka waktu pinjaman mulai dari 15, 30, dan 60 hari.
  2. Tarif sewa modal/bunga pinjaman yang dikenakan dihitung harian dengan tarif tetap sebesar 5% untuk lima hari pertama dan selanjutnya tarif harian sebesar 0,1% per hari.
  3. Biaya administrasi yang dikenakan hanya sebesar 1% dari uang pinjaman dan diambil pada saat pelunasan.

Untuk mengajukan pinjaman dengan produk gadai fleksi, berikut persyaratan dokumen yang harus Anda siapkan.

  1. Menyerahkan KTP/Identitas diri lainnya yang masih berlaku
  2. Menyerahkan barang jaminan
  3. Nasabah menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK)

Arrum

Produk pembiayaan arrum merupakan salah satu produk pegadaian syariah yang menawarkan pengajuan pinjaman dengan cara gadai BPKB motor. Sama saja dengan produk pembiayaan kreasi milik pegadaian konvensional, tujuan dari produk pembiayaan arrum ini adalah untuk membantu para pelaku UMKM dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, produk pembiayaan arrum ini hanya ditujukan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan dan telah berjalan selama minimal satu tahun.

Jika Anda adalah pelaku UMKM yang memiliki usaha yang telah berjalan selama minimal 1 tahun dan telah memenuhi kriteria kelayakan usaha, maka produk pembiayaan arrum ini bisa menjadi salah satu solusi yang tepat bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman untuk pengembangan usaha namun tetap berlandaskan dengan prinsip-prinsip syariah islam. Produk pembiayaan arrum ini menawarkan tenor atau jangka waktu pinjaman mulai dari 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 36 bulan.

Dalam hal ini, Anda hanya akan memberikan BPKB asli motor Anda sebagai jaminan. Sedangkan kendaraan bermotor tidak akan ditahan dan tetap ditangan Anda agar bisa digunakan untuk kegiatan usaha sehari-hari. Proses pengajuan pinjaman pada produk pembiayaan arrum ini memakan waktu kurang lebih 3 hari kerja karena pihak pegadaian perlu melakukan survei tempat usaha dan mengecek kondisi fisik kendaraan bermotor.

Berikut keunggulan dari produk pembiayaan arrum, antara lain:

  1. Besar plafon pinjaman maksimal 70% dari nilai taksiran barang.
  2. Mun’ah/biaya yang dikenakan hanya 0,7% per bulan dari harga taksiran barang.
  3. Jangka waktu pinjaman mulai dari 12, 18, 24, hingga 36 bulan.

Adapun berkas persyaratan pengajuan pinjaman dengan produk pembiayaan arrum ini, antara lain:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  3. BPKB asli
  4. Fotokopi STNK
  5. Fraktur pembelian

Rahn

Produk pembiayaan rahn merupakan salah satu produk pegadaian syariah yang menyediakan pengajuan dana pinjaman dengan agunan dapat berupa emas, alat elektronik dan/atau barang bergerak, seperti motor dan mobil. Mudahnya, rahn sama halnya seperti Kredit Cepat Aman (KCA) di pegadaian konvensional, hanya saja produk pembiayaan rahn ini berlandaskan prinsip-prinsip syariah islam dalam melaksanakan kegiatannya, baik berupa pembiayaan maupun penyaluran dana kepada masyarakat berdasarkan hukum gadai.

Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman dengan cara gadai BPKB motor, produk pembiayaan rahn ini diperuntukkan bagi siapa pun yang memiliki BPKB dan STNK motor asli dan peruntukkan uang bisa untuk apa saja, tidak harus untuk usaha. Plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan dari produk pembiayaan rahn ini terbilang besar, yaitu mulai dari Rp50.000,- sampai dengan Rp1.000.000.000,-.

Adapun tenor atau jangka waktu pinjaman yang bisa Anda pilih sama seperti tenor pada produk pembiayaan KCA di pegadaian konvensional, yakni maksimal 120 hari atau 4 bulan saja dan bisa diperpanjang berkali-kali. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir apabila tidak bisa melunasi pinjaman tepat waktu, karena jangka waktu pinjaman ini bisa diperpanjang berkali-kali sesuai keinginan dan kemampuan Anda. Produk pembiayaan rahn ini memberikan tarif ijarah atau akad pemindahan hak guna sekitar 5-7% per tahunnya.

Berikut keunggulan dari produk pembiayaan rahn, antara lain:

  1. Plafon pinjaman terbilang besar mulai dari Rp50.000,- sampai dengan Rp1.000.000.000 (satu miliar) atau hingga 92% dari harga taksiran.
  2. Mun’ah/biaya yang dikenakan adalah 0,73% per 10 hari dari harga taksiran.
  3. Jangka waktu pinjaman maksimal 4 bulan dan bisa diperpanjang berkali-kali hanya dengan membayar ijarah atau upah sewanya saja.
  4. Biaya administrasi mulai dari Rp2.000 sampai dengan Rp120.000.
  5. Proses pencairan dana hanya sekitar 15 menit saja.
  6. Nasabah tidak perlu membuka rekening, uang diserahkan tunai.

Adapun persyaratan pengajuan pinjaman dengan produk pembiayaan rahn, antara lain:

  1. Fotokopi KK
  2. Fotokopi KTP
  3. BPKB asli sebagai jaminan
  4. STNK asli dibawa untuk ditunjukkan
  5. Fotokopi STNK

Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Pengajuan pinjaman dengan agunan kendaraan bermotor dibagi menjadi dua, yaitu sistem gadai dan sistem fidusia.

Sistem Gadai

Sistem gadai merupakan sistem pemberian kredit atau pinjaman dengan cara menyerahkan barang tertentu sebagai jaminan. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman Gadai BPKB motor dengan sistem gadai ini, maka Anda tidak hanya memberikan BPKB motor asli sebagai jaminan, tetapi juga memberikan STNK asli dan juga wujud fisik dari kendaraan bermotor Anda.

Pemberian pinjaman Gadai BPKB motor dengan sistem gadai ini berlaku untuk umum, artinya setiap masyarakat bisa mengajukan pinjaman jenis ini asalkan memiliki kendaraan bermotor beserta kelengkapan surat-suratnya. Pengajuan pinjaman ini bisa untuk kebutuhan konsumtif maupun kebutuhan produktif.

Pembiayaan dengan sistem gadai ini menawarkan besar plafon pinjaman yang bervariasi mulai dari Rp50.000,- sampai dengan Rp500.000.000,- bergantung pada penaksiran nilai barang yang dijaminkan. Dalam pengajuan pinjaman Gadai BPKB motor dengan sistem gadai ini, besar plafon pinjaman yang bisa Anda peroleh bergantung kepada nilai taksiran kendaraan yang dipengaruhi oleh tahun pembuatan dan wujud fisik kendaraan Anda.

Kendaraan dengan tahun pembuatan yang lebih baru dan kondisi fisik yang masih bagus memiliki nilai taksir yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan dengan tahun pembuatan yang lebih lama dan kondisi fisik yang kurang baik. Selain itu, penentuan nilai taksiran ini tentunya juga dipengaruhi oleh harga pasar kendaraan Anda.

Pengajuan pinjaman dengan sistem gadai ini tidak diperlukan survei untuk mengetahui kelayakan dan kemampuan nasabah dalam membayar pinjaman. Selain itu, proses pengajuan pinjaman yang terbilang singkat juga menjadi salah satu keunggulan dari pegadaian. Hanya dalam waktu 15 menit pinjaman diproses, maka dana yang Anda butuhkan akan segera cair dan bisa Anda dapatkan, pastinya setelah melengkapi persyaratan yang diperlukan dalam pengajuan pinjaman.

Tidak hanya itu, pengajuan pinjaman di pegadaian juga tidak mengharuskan Anda untuk memiliki rekening seperti layaknya di perbankan, sehingga hal ini akan lebih memudahkan Anda. Namun, untuk pinjaman jenis ini memang memiliki tenor atau jangka waktu pinjaman yang terbilang pendek, yakni maksimal 120 hari atau 4 bulan.

cara mengajukan pinjaman gadai BPKB Motor di pegadaian.

Datang ke Outlet Pegadaian Terdekat

Untuk mengajukan pinjaman gadai BPKB motor dengan sistem gadai ini, Anda perlu mendatangi kantor pegadaian terdekat. Jangan lupa, bawalah semua persyaratan pengajuan pinjaman yang dibutuhkan beserta wujud fisik dari kendaraan yang akan Anda jaminkan.

Anda perlu membawa dokumen persyaratan berupa kartu identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM atau sejenisnya serta buku Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli motor Anda. Pastikan kendaraan Anda memenuhi kriteria pegadaian dengan maksimal keluaran 5 tahun terakhir atau berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan. Perhatikan juga STNK motor Anda dalam keadaan hidup berdasarkan lembar pajak berlakunya STNK.

Mengisi Formulir Pengajuan Pinjaman

Isilah formulir pengajuan pinjaman yang telah disediakan dengan benar dan lengkap. Setelah itu, berikan formulir tersebut beserta BPKB dan STNK asli kendaraan bermotor Anda kepada petugas penaksiran nilai barang dengan memperlihatkan wujud fisik kendaraan bermotor Anda.

Penaksiran Nilai Barang

Petugas akan melakukan penaksiran nilai barang jaminan Anda sekaligus yang akan menjadi maksimal besar plafon pinjaman yang akan Anda terima. Penaksiran nilai kendaraan bermotor ditentukan oleh tahun pembuatan, kondisi fisik kendaraan dan harga pasar kendaraan Anda.

Pembuatan Surat Bukti Kredit (SBK)

Setelah penaksiran nilai barang, petugas akan memberi tahu nasabah besar plafon pinjaman yang bisa didapatkan. Jika nasabah setuju dengan besar plafon pinjaman yang diberikan, maka petugas akan memproses lebih lanjut dengan membuat Surat Bukti Kredit (SBK) yang memakan waktu kurang lebih 15 menit.

Setelah proses pembuatan Surat Bukti Kredit (SBK) selesai, petugas kasir akan memanggil nasabah dan menjelaskan tentang tenor atau jangka waktu pinjaman dan waktu pelelangan apabila nasabah tidak bisa membayar atau melunasi pinjamannya sesuai batas waktu toleransi yang diberikan.

Pemberian Dana Pinjaman

Langkah selanjutnya, nasabah diminta untuk menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK) dan membayar biaya administrasi yang besarnya sekitar 10% dari besar plafon pinjaman. Pembayaran biaya administrasi ini dapat dibayarkan secara tunai atau dengan memotong plafon pinjaman.

Setelah itu, nasabah akan mendapatkan uang pinjaman sesuai plafon pinjaman yang diberikan, dengan meninggalkan BPKB dan STNK asli serta wujud fisik kendaraan selama masa kredit berlangsung. Nasabah bisa menebus kembali kendaraan bermotor beserta kelengkapan dokumennya setelah melunasi pinjaman di masa akhir kredit.

Sistem Fidusia

Pengajuan pinjaman dengan sistem fidusia hanya berlaku bagi agunan atau jaminan BPKB saja. Pinjaman jenis ini hanya diperuntukkan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki kelayakan usaha dan telah berjalan selama minimal satu tahun. Hal ini sesuai dengan tujuan pemberian pinjaman jenis ini yakni sebagai bantuan untuk pengembangan usaha.

Pembiayaan dengan sistem fidusia ini bisa didapatkan hanya dengan menggadaiakan BPKB motor saja sebagai jaminan. Anda hanya perlu memberikan BPKB asli motor Anda, fotokopi STNK dan faktur pembelian sebagai jaminan kredit. Sedangkan kendaraan bermotor tidak ditahan dan tetap bisa Anda gunakan untuk kegiatan usaha.

Plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan dari pembiayaan sistem fidusia ini mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp200.000.000,-. Proses pengajuan pinjaman ini memang terbilang lebih lama berkisar 1-3 hari kerja atau bisa sampai 1 minggu. Hal ini diperlukan pihak pegadaian untuk melakukan analisis kelayakan usaha, karakter serta kemampuan nasabah dalam membayar pinjaman. Kendati demikian, jangka waktu pinjaman jenis ini relatif lebih fleksibel yakni mulai dari 6 bulan sampai dengan 36 bulan.

Cara pengajuan pinjaman dengan sistem fidusia tidak jauh berbeda dengan cara pengajuan pinjaman dengan sistem gadai.

Berikut cara mengajukan pinjaman gadai BPKB motor dengan sistem fidusia di pegadaian.

Datang ke Outlet Pegadaian Terdekat

Nasabah datang ke outlet pegadaian terdekat kemudian mengatakan maksud kedatangannya kepada petugas untuk mengajukan pinjaman sistem fidusia. Setelah itu, petugas akan memberikan formulir pengajuan pinjaman yang perlu di isi oleh nasabah. Jangan lupa untuk membawa persyaratan dokumen yang dibutuhkan, antara lain berupa Surat Keterangan Usaha, KTP, KK, fotokopi BPKB dan STNK, faktur pembelian, serta surat nikah (jika sudah menikah).

Mengisi Formulir Pengajuan Pinjaman

Nasabah perlu mengisi formulir pengajuan pinjaman yang disediakan dengan benar dan lengkap. Formulir ini berisi tentang data diri dan usaha yang dimiliki serta omset yang dihasilkan dari usaha tersebut. Setelah selesai, nasabah bisa memberikan formulir yang telah diisi dan dilengkapi dengan persyaratan dokumen pengajuan pinjaman tersebut kepada petugas untuk diproses lebih lanjut.

Proses Pengajuan Pinjaman

Jika semua persyaratan telah lengkap, pengajuan pinjaman akan segera diproses dalam 3 hari kerja atau bisa sampai 1 minggu. Apabila nasabah memenuhi semua kriteria kelayakan yang ditentukan, pihak pegadaian akan menghubungi nasabah yang bersangkutan untuk menginformasikan waktu pencairan dana.

Nasabah kemudian datang ke pegadaian dengan membawa buku Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli. Sebelum dana pinjaman dicairkan, nasabah terlebih dahulu diminta untuk menandatangani perjanjian kredit sistem fidusia dan menyerahkan BPKB asli sebagai jaminan. Kemudian nasabah akan diminta untuk membayar biaya administrasi yang bisa dibayar secara tunai atau dengan memotong plafon pinjaman.

Setelah itu, dana akan dicairkan dan diberikan kepada nasabah dengan meninggalkan BPKB asli sebagai jaminan selama masa kredit berlangsung. Kendaraan tidak akan ditahan dan tetap bisa digunakan untuk kegiatan usaha. Setelah nasabah melunasi pinjamannya di masa akhir kredit, BPKB motor tersebut akan bisa ditebus dan dikembalikan kepada nasabah.

Apa Saja Tips Sebelum Mengajukan Pinjaman BPKB Motor di Pegadaian?

Agar proses pinjaman Anda mudah dan lancar, perhatikan tips-tips berikut jika akan mengajukan pinjaman di pegadaian.

  1. Ketentuan dan persyaratan dokumen pengajuan pinjaman

Agar proses pengajuan pinjaman Anda diterima, maka Anda harus memenuhi ketentuan calon nasabah serta melengkapi semua dokumen yang menjadi persyaratan. Berikan data yang valid, lengkapi semua data yang diminta dengan benar dan jujur.

  1. Cek kendaraan Anda

Sebelum mengajukan pinjaman gadai BPKB motor di pegadaian, akan lebih baik Anda memeriksa kendaraan Anda terlebih dahulu, baik dari segi kondisi fisik, tahun pembuatan serta masa pakai kendaraan Anda. Hal ini karena hanya kendaraan dengan plat hitam dan masa penggunaan maksimal 15 tahun yang dapat digadaikan. Syarat ini bisa saja berbeda, ada pegadaian yang mensyaratkan kendaraan dengan tahun pembuatan maksimal 5 tahun terakhir. Anda bisa mencari tahu info lengkapnya dengan mendatangi outlet pegadaian terdekat di tempat Anda. Hal ini karena besar plafon pinjaman yang bisa Anda terima akan ditentukan oleh nilai taksir kendaraan yang dipengruhi oleh kondisi fisik, tahun pembuatan dan masa pakai.

  1. Pilih produk sesuai kebutuhan Anda

Dari banyaknya produk pegadaian untuk gadai BPKB motor, Anda bisa pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Setiap produk pembiayaan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Usahakan pahami dulu produk pinjaman yang akan Anda pilih, persyaratan pengajuan, tingkat bunga, serta resikonya apabila Anda tidak bisa melunasi pinjaman tepat waktu.

  1. Ajukan pinjaman sesuai kemampuan

Ini adalah hal yang sangat penting, jangan ajukan pinjaman dengan cara gali lubang tutup lubang. Ajukanlah pinjaman yang benar-benar sedang Anda butuhkan dan sesuai dengan kemampuan Anda untuk membayar. Hal ini perlu dilakukan agar proses kredit Anda berjalan lancar. Selain itu, usahakan gunakanlah dana pinjaman tersebut untuk kegiatan produktif agar mendapatkan nilai tambah yang menguntungkan bagi perekonomian keluarga.

  1. Pahami kebijakan yang berlaku

Ketika Anda hendak mengajukan pinjaman dana ke pegadaian, akan lebih baik Anda memahami terlebih dahulu tentang kebijakan yang berlaku dalam proses pinjaman. Hal ini diperlukan untuk mengetahui denda dan sanksi yang berlaku apabila Anda menunggak membayar angsuran bulanan dan/atau tidak dapat melunasi pinjaman setelah jangka waktu toleransi yang diberikan.

  1. Bayar angsuran tepat waktu

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan hanya akan merugikan diri Anda sendiri, maka bayarlah angsuran dengan tepat waktu. Angsuran ini sudah termasuk angsuran pokok dan angsuran bunga yang telah ditetapkan diawal pinjaman. Disiplinlah dalam membayar angsuran Anda sampai akhir masa kredit dan pinjaman Anda lunas.

Simulasi Pengajuan Pinjaman Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Pinjaman gadai BPKB motor ini merupakan jenis kredit pinjaman dimana Anda bisa mencicil atau mengangsur pembayaran untuk bisa melunasinya. Angsuran ini sudah termasuk besar angsuran pokok ditambah angsuran bunga untuk setiap bulannya. Sebagai gambaran, berikut simulasi pengajuan pinjaman gadai BPKB motor di pegadaian.

Misalnya Anda ingin mengajukan pinjaman gadai BPKB motor dengan produk pembiayaan kreasi multiguna. Anda mengajukan pinjaman dengan tenor atau jangka waktu pinjaman selama 18 bulan. Sewa modal atau bunga pinjaman yang dikenakan adalah sewa modal flat sebesar 1,25% per bulan. Sementara harga pasar kendaraan Anda diperkirakan Rp15.000.000,- dan plafon pinjaman yang bisa Anda dapatkan adalah maksimal 85% dari harga pasar kendaraan Anda. Untuk lebih jelasnya, berikut simulasi dan perincian perhitungan besar cicilan yang harus Anda bayarkan per bulannya.

Harga Pasar Kendaraan Roda Dua Rp15.000
                   Tenor pinjaman 18 bulan
Plafon Up 85%
Sewa Modal 1,25%
   
HPS Kendaraan Roda Dua Rp15.000
Plafon Pinjaman 85% × 15.000.000 = Rp12.750.000
   
Angsuran per Bulan Rp12.750.000 : 18 bulan = Rp708.333
Sewa Modal Flat per Bulan 1,25% × Rp12.750.000 = Rp159.375
Total Angsuran Flat per Bulan Rp708.333 + Rp159.375 = Rp867.708

Jadi, Anda harus membayar angsuran total sebesar Rp867.708,- selama 18 bulan.

Comments are closed.